Margamukti Juara Nasional

Margamukti Juara Nasional

Margamukti Juara Nasional

SOREANG – Desa Margamukti yang terletak di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung ini sebetulnya secara geografis letaknya cukup jauh dari pusat keramaian.

Namun siap sangka, berkat kegigihan aparatur desanya yang sadar akan pentingnya membaca, Perpustakaan Desa yang dikelola secara swadaya mendapat predikat juara pertama tingkat nasional.

Dengan kosep yang diberi nama Pabukon Saba Desa masyarakat di sana sudah tidak asing lagi dengangan yang namanya buku. Bahkan, bukan saja anak-anak usia sekolah,. Para petani didesa tersebut menjadikan buku dibidang pertanian dan budidaya telah menjadi referensi ilmu untuk memajukan matapencahariannya.

“Dengan konsep saba yang berarti berjalan ke pelosok-pelosok pengelola perpustakaan menebar

manfaat kepada warga Desa Margamukti dan semuanya sangat senang membaca,”jelas Ketua Pengelola Pabukon Saba Desa, Asep Samsudin.

Hal yang paling menarik bagi warga desa khususnya petani adalah mereka berani mencoba setelah mendapat ilmu dari membaca buku literatur yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Sehingga, di desa Margamukti sendiri banyak ditemui budidaya-budidaya peternakan

, dan pengelolaan pertanian yang mengambil referensi dari buku yang dibacanya.

“Ini implementasi dan manfaatnya sangat jelas, mungkin dari sini penilaian Desa Margamukti menjadi juara,”ucap Asep

Pakubom Saba Desa banyak sekali menyediakan buku-buku pertanian dan budidaya yang mengandung informasi terkini dalam bidangnya. Sehingga, membuat masyarakat yang mayoritas petani menjadi penasaran dan berniat untuk mencobanya.

Pabukon Saba Desa baru memiliki 3200 anggota yang kebanyakan orang dewasa sebanyak 50 persen

sedangkan sisanya anak-anak dan remaja.

Asep memaparkan, ketika mengawali kegiatan ini banyak dari masyarakat yang lebih memiliki sikap acuh. Bahkan, kaum wanita di desa tersebut merasa malu.

Akan tetapi, untuk menyiasati agar menarik perhatian masyarakat, pihaknya membuat kegiatan implementatif berdasarkan bahan pustaka yang ada. Seperti, bercocok tanam sayuran, budidaya ikan dan lainnya.

Sedangkan untuk anak-anak dan remaja pihaknya menyediakan buku-buku yang bersifat ilmu pengetahuan, buku cerita sejarah dan lainnya. Namun untuk mengajaknya diadakan kegiatan story telling dan lomba-lomba.

Selain itu, Perpustakaan desa, dilengkapi dengan fitur wifi sehingga pencarian informasi tambahan dapat dengan mudah dilakukan.

 

Sumber :

https://egriechen.info/