Meneladani Sifat Nabi Melalui Ibadah Kurban

Meneladani Sifat Nabi Melalui Ibadah Kurban

Meneladani Sifat Nabi Melalui Ibadah Kurban

Iduladha merupakan hari raya umat Islam di dunia. Hari raya ini

diperingati sebagai peristiwa kurban, dimana Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya, Ismail untuk Allah. Namun, sembelihan itu diganti oleh Allah SWT dengan domba.

Menurut guru pendidikan agama Islam (PAI) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Bandung, Zaenal Muttaqin, ibadah kurban ini tak ubahnya upaya untuk meneladani sifat mulia Nabi Ibrahim, yakni taat, ikhlas, dan memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT.

“Nabi Ibrahim adalah sosok yang diteladani umat islam. Melalui kurban, kita diharapkan mampu mengikuti sifat mulia beliau,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (14/8/2019).

SMKN 8 Bandung sendiri telah melaksanakan ibadah kurban di lingkungan

sekolah pada Rabu (13/8/2019), dengan menyembelih 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Kegiatan ini pun melibatkan seluruh peserta didik. “Anak-anak semua terlibat dan kurban pun dilaksanakan sesuai syariat. Jadi, mereka bisa belajar langsung dari sana,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih hewan kurban, yakni harus aman, utuh, dan sehat. “Hewan harus aman dari segala penyakit. Kemudian harus utuh, tak ada bagian anggota tubuh yang hilang atau memiliki gangguan serta dalam kondisi yang sehat,” jelasnya.

Zaenal mengatakan, hewan yang akan dikurbankan juga bisa memahami isi

hati orang yang berkurban. “Meski hewan, mereka juga bisa memahami bahasa kita. Oleh karena itu, kita harus berdoa dan memohon kepada Allah, semoga kurban yang dilakukan diterima dan dapat menyuburkan rezeki,” paparnya.***

 

Baca Juga :