Mobil-mobil Kasus First Travel yang Dirampas untuk Negara

Mobil-mobil Kasus First Travel yang Dirampas untuk Negara

Mobil-mobil Kasus First Travel yang Dirampas untuk Negara

Barang bukti atau aset milik First Travel yang bakal dilelang Kejaksaan Negeri Depok

lantas hasilnya diserahkan ke negara di antaranya merupakan produk otomotif. Berdasarkan putusan Nomor 3096 K/Pid.Sus/2018 yang dikeluarkan Mahkamah Agung, tercatat ada barang bukti berupa 11 mobil yang statusnya disita atau dirampas untuk negara.

Mobil-mobil yang disita dan dirampas untuk negara terdiri dari berbagai jenis dan merek. Dimulai dari city car Daihatsu Sirion 2014, sedan Honda City 2003, pikap kabin ganda Ford Ranger 2007, serta SUV Nissan X-Trail 2006, Mitsubishi Pajero Sport 2013, Toyota Fortuner 2.5 G AT 2015, dan Honda HR-V.

 

Lihat juga:Cari Opsi Lain, Kejaksaan Agung Tunda Eksekusi First Travel

Mobil lain jenisnya MPV medium yang bisa dijadikan ‘kamar atau kantor berjalan’ yakni Toyota Velfire 2014 dan Volkswagen Caravelle 2.0 TDI 2014. Kendaraan eksotis yang terlibat dalam kasus ini adalah ‘mobil perang’ Hummer H2 62 SUV AT 2009.

Bukan cuma mobil, barang bukti produk otomotif lain yang disita pada kasus ini di antaranya berupa kunci mobil, STNK, dan BPKB,

Pada Sabtu (16/11), para korban penipuan First Travel menyatakan keberatan atas keinginan Kejaksaan Negeri Depok yang mau menyerahkan uang hasil lelang aset kepada negara. Pengacara korban First Travel TM Luhtfi Yazid menyebut keputusan itu menyakitkan, menurut dia uang hasil lelang seharusnya diserahkan ke jamaah.

 

Bos First Travel (PT Anugerah Karya Wisata), Andika Surachman

dan isterinya, Anniesa Desvitasari Hasibuan, telah divonis masing-masing kurungan penjara selama 20 tahun dan 18 tahun atas tindak pidana penipuan dan pencucian uang dana haji dan umroh.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/duolingo-apk/