Profesor UIN Jakarta Bahas Peran Penting Pengkaji Sejarah

Profesor UIN Jakarta Bahas Peran Penting Pengkaji Sejarah

Profesor UIN Jakarta Bahas Peran Penting Pengkaji Sejarah

Dosen Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,

Prof. Drs. H. Amirul Hadi, M.A., Ph.D. menyampaikan kuliah umum di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (2/4/2019) di Aula Fakultas kampus setempat.

Kuliah umum yang mengungsung tema “Harapan dan Tantangan Mahasiswa Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam” yang diselenggarakan oleh Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) itu dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan dosen.

Dalam materinya, Prof Drs H Amirul Hadi MA PhD membahas secara rinci tentang prospek

dan tantangan serta peran penting pengkaji sejarah termasuk mahasiswa.

“Sejarah sebagai sebuah profesi, namun kita harus menjadi sejarawan professional bukan amatir,” kata Amirul Hadi di hadapan calon sarjana Sejarah dan Kebudayaan Islam, Selasa (2/4/2019).

Selain itu, menurut mantan Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry, kajian sejarah sangat menarik untuk dikaji karena dinamis dan juga menantang. Oleh karena itu dibutuhkan penguasaan terhadap berbagai pendekatan (interdisiplin) karena cakupan sejarah adalah masa lalu, masa kini dan masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Dr Fauzi

Ismail MSi mengatakan bahwa pendidikan di era melenial merupakan tantangan bagi para mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora khususnya Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam.

“Di era revolusi industri 4.0 kuantitas bukan lagi menjadi sebuah indikator utama keberhasilan sebuah perguruan tinggi, melainkan kualitas lulusannya. Oleh karena itu saya berharap semoga mahasiswa dan lulusan Sejarah dan Kebudayaan Islam bisa merebut peluang dan membaca tanda-tanda zaman sehingga tidak menjadi sarjana notes,” kata Fauzi Ismail.

Senada dengan hal tesebut, Ketua Prodi SKI, Sanusi, M.Hum dalam sambutannya nya juga mengatakan bahwa salah satu terobosan baru pada Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) untuk menjawab tantangan di era revolusi industry 4.0 adalah rekontruksi penyempurnaan kurikulum berbasis KKNI sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan penyempurnaan pada kurikulum berbasis KKNI yang diterapkan pada Prodi SKI. Seperti menambah beberapa matakuliah yang berhubungan dengan metodologi pengajaran mengingat banyak lulusan kita yang lulus menjadi Guru,” kata Sanusi.

 

Sumber :

http://ojel.student.umm.ac.id/sejarah-microsoft-office/