Sosialisasi Zonasi Hingga ke RT RW

Sosialisasi Zonasi Hingga ke RT RW

Sosialisasi Zonasi Hingga ke RT RW

 Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 pada jenjang sekolah

menengah pertama (SMP) menggunakan mekanisme zonasi. Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, sistem zonasi seluruh Dinas pendidikan se-Indonesia diharapkan dapat konsisten dalam menerapkan kebijakan pengelolaan pendidikan berbasis zonasi.

Menurut dia, sistem zonasi menjadi langkah awal dari pemerintah

yang sedang berusaha mewujudkan pendidikan yang mereata dan berkualitas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menjatuhkan sanksi kepada pemeritah daerah yang tidak melaksanakan Peremendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang PPDB. Dalam pasal 15 aturan tersebut ditegaskan, sekolah pada setiap zona wajib menyerap 90 persen dari total daya tampung peserta didik baru yang bertempat tinggal di dekat sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 24 Bekasi,  Widiantoro mengaku selalu melakukan sosialisasi kepada warga hingga tingkat RT dan RW terkait penerapan system zonasu tersebut.

“Kemarin kita melakukan sosialisasi dengan memanggil ketua RW 11 dan seluruh ketua RT di RW tersebut ke SMPN 24 Bekasi.  Hal itu berkaitan dengan jalur Zonasi di SMPN 24 Bekasi.  Kami meminta bantuan kepada ketua RW dan RT agar membantu kami dalam mendata NIK di lingkungan setempat. Pasalnya yang bisa mengikuti jalur zonasi disini adalah mereka yang memiliki KTP atau NIK asli Kota Bekasi ,” katanya kepada Radar Bekasi, kemarin.

Mantan Kepala Sekolah SMPN 36 Bekasi juga mengatakan,  banyak warga disekitar

yang tinggalnya di Bekasi tapi KTPnya bukan KTP Bekasi.  “Jadi sosialisasi harus selalu dilakukan  atau di tekan agar tidak terjadi kesalah pahaman dan kita akan memasang baliho besar agar terpampang dengan jelas, ” ujarnya.

“Ya karena adanya hal tersebut ada banyak orang yang merasa diuntungkan dan dirugikan.  Untuk jalur Zonasi disini sepertinya tidak akan penuh sebanyak 40 persen karena jumlah peserta di jalur ini khususnya di RW 11 hanya berkisar belasan orang.  Untuk itu kita akan membuka jalur Zonasi Kelurahan.  Jika jalur Zonasi Kelurahan tidak menutup juga kita akan buka di jalur Zonasi Kecamatan,”lanjutnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/